faridahf08's blog

mencari dan memberi yang terbaik

Pentingnya Keluarga dan Ilmu di IKK

June18

“Harta yang paling berharga adalah Keluarga, perhiasan yang paling indah adalah keluarga”
Sebait lagu tersebut sangatlah lekat dalam ingatan kita. Yah benar lagu tersebut adalah sound track film “Keluarga Cemara”. Sebuah film yang sangat sarat dengan keintiman dan berbagai hal yang ada dalam sebuah keluarga. Ceritanya dikemas sedemikian rupa hingga sangat menarik untuk di lihat. Dulu, saya pun sering menontonnya bersama keluarga saya. Banyak niali moral yang diajarkan dan ditumbuhkan di sana.
Tapi perhatikan film-film saat ini. Sangat sedikit sekali film yang mengandung nilai moral. Apalgi mengenai sebuah keluarga. Pentingnya sebuah keluarga mulai menipis, menjadi kabur dan hal yang paling ditakutkan adalah hilangnya nilai-nilai penting dalam keluarga.
Kenapa keluarga dianggap sebagai hal yang sangat urgent????
Ada yang tahu alasannya?
Mau sharing??
Ayo,,,1…..2…..3……dor!!!!! L.O.H…hehee
Ya udah karena belum ada yang mau share,, saya mau share nih
Keluarga itu sangat penting karena merupakan awal mula tempat pembentukan manusia yang berkualitas. Loh kok bisa? Kan ada sekolah dan buku?
Memang benar sekolah, buku, informasi dari berbagai sumber dan pendidikan di luar sekolah adalah sarana dalam membangun manusia yang berualitas. Tapi, sekolah pertama dan utama yang dikenal oelh seorang anak yang baru lahir-yang merupakan cikal bakal manusia berkualita- adalah di keluarganya. Oleh karena itu keluarga amat penting peranannya.
Coba kita renungkan. Jika settiap keluarga berusaha untuk terus menjadikan keluarganya menjadi keluarga yang baik dan harmonis, serta terus menanamkan nilai-nilai penting dalam keluarga. Maka semua anggota keluarga akan menghasilkan sikap, tingkah laku dan hasil yang baik pula. Karena keluarga merupakan unti terkecil dari masyarakat, maka jika anggota keluarganya berkualitas, maka masyarakat itu akan dibangun dari manusia yang berkualitas, sampai terbentuknya masyarakat yang berkualitas juga. Dan pada akhrinya akan membangun bangsa dan negara yang berkualitas juga.
Benarkan?
Nah sebenarnya bagaimana sih agar kita bisa membangun keluarga yang berkualitas? Makanya ambil jurusan ilmu keluarga dan konsumen (hehehe, Promsi)
Banyaks ekali hal-hal yang seharusnya dibangun dari keluarga. Mulai dari pola pengasuhan yang harus dipilih oleh orangtua, apakah anak mendidik anaknya dengan pola otoriter yang identik dengan aturan dan harus dipatuhi oleh anaknya, atau pola demokrasi yang memberikan kebebasan kepada anak untuk mengungkapkan pendapatnya dan dalam pembuatan aturan bersama misalnya, atau dengan pola bebas yang membebaskan dan membarikan kekuasaan ada pada tangan anak? Itu semua harus dipikirkan oleh pasangan suami istri yang akan memiliki anak.
Setiap pola pengasuhan akan memeprlihatkan berbagai dampak yang berbeda. Menrurt beberapa penelitian disebutkan bahwa anak yang dididik dengan pola otoriter akan membuat anak cenderung penurut, takut, agresif dan kemungkinan anak berbuat otoriter juga kepada orang lain, mungkin kelak kepada anaknya sendiri. Untuk anak yang dididik dengan pola demokrasi, anak akan cenderung terbuka, mau menceritakan hal-hal tabu kepada kedua orangtuanya dan lebih toleran. Sedangkan anak yang dididik dengan pola pengasuhan bebas, anak akan cenderung menjadi sosok yang tidak mandiri, bergantung pada orang lain, manja dan mudah untuk mengekang kepada orang tuanya, karena segala kemauannya selalu dituruti oleh orangtuanya.
Jadi manakah yang akan dipilih?????
Pasti udah tahu sendiri kan jawabannya apa?

Nah, sebenarnya begitu banyak juga hal lain yang dipelajari di ilmu keluarga dan konsumen ini kita akan mempelajari tahapan-tahapan dalam setiap kehidpan kita yang akan pasti kita lewati, mulai dari bayi, anak prasekolah, anak sekola, remaja, dewasa, dewasa menengah dan lanjut usia. Setiap tahapan memiliki tugas perkembangannya masing-masing yang harus berhasil dilewati orlh setiap indivisu, aga dapat bertahan dan dapat menjalani kehidupan dengan baik.
Selain itu, kita juga diajarkan tentang psikologi anak dan tumbuh kembang manusia yang sangat bernafaat dalam kehidupan kita kelak, tentunya saat kita berumahtangga dan memiliki anak kelak. Hehehhehe
Ada yang gak kalah seru loh, tentunya mengenai konsumen. Ada prilaku konsumen yang banyak memberikan ilmu tentang kewajiban kita agar menjadi konsumen yang pintar dalam memilih produk. Kita juga mempelajari ekonomi dalam keuarga dan manajemen keuangan konsumen. Semuanya sangat bermanfaat, dan masih banyak lagi mata kuliah lain yang akan sanagt membatu saya pada khusunya untuk dapat membagun dan membentuk keluarga yang berkualitas, kelak ketika saya menikah.
Amin…..

posted under Academic

Comments are closed.